"Sehingga bila ada yang melakukan aksi mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam, maka dapat dipastikan adalah aksi fiktif dan palsu," demikian yang tertulis pada siaran pers DPP FPI, dikutip Selasa (7/6).
DPP FPI mengakui adanya undangan aksi yang tersebar di media sosial beberapa waktu sebelumnya, namun undangan itu menggunakan kop surat FPI yang dipalsukan dan tidak dibubuhkan tanda tangan maupun stempel dengan mengatasnamakan M. Fahril sebagai koordinator aksi.
"DPP FPI sejak berdiri hingga saat ini tidak pernah terlibat dalam aksi mendukung capres 2024 manapun dan DPP FPI hingga saat ini belum menentukan sikap apapun terkait capres 2024," lanjut pernyataan itu.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M