BREAKING:
A video has been released of yesterday’s Islamist terror attack in South Africa in which killed the world’s first openly gay imam.
Muhsin Hendricks ran a mosque in Cape Town intended as a safe haven for gay & marginalised Muslims.
He was murdered in an ambush. pic.twitter.com/obZvM4BzGi
Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks Internasional (ILGA World) mengutuk keras pembunuhan ini dan menyerukan pihak berwenang untuk menyelidiki sebagai kejahatan kebencian.
Muhsin Hendricks, yang mengelola Masjid Masjadul Ghurbhh di Cape Town, dikenal luas karena upayanya dalam menyediakan tempat ibadah yang aman bagi komunitas Muslim queer dan perempuan terpinggirkan.
Pada tahun 2011, ia mendirikan masjid Al-Ghurbaah di Wynberg setelah mendengar ceramah yang menghina homoseksualitas, dengan tujuan untuk menciptakan ruang aman bagi mereka yang seringkali dihakimi dalam masyarakat.
Hendricks, yang aktif dalam advokasi LGBTQ , mengumumkan orientasi seksualnya sebagai gay pada tahun 1996 dan sejak itu menjadi sosok penting dalam komunitasnya.
Meskipun menghadapi ancaman dan disarankan untuk menyewa pengawal, Hendricks tetap teguh dalam prinsipnya bahwa kebutuhan untuk menjadi otentik lebih besar daripada rasa takut untuk mati.
Investigasi atas kematian Muhsin Hendricks masih berlanjut, dan pihak berwenang mengajak masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Waspada! Ini Cara Jitu Menghindari Penipuan Bansos yang Lagi Marak – Jangan Sampai Terjebak Link Palsu!
Menkeu Purbaya Tegas: Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi, Ancaman Sikat Aset bagi yang Bandel!
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!