“1. Orang Anies sendiri, ini buat cuci tangan/exit, bikin demo sendiri terus dibantah sendiri untuk bilang Anies sudah tidak terkait FPI. 2. Bohir FPI untuk “cek ombak” apa isu ini masih laku dan didukung Anies. 3. Lawan politik Anies,” sambungnya.
Guntur Romli menilai tidak masuk akal jika lawan pilitik Anies Baswedan membayar orang melakukan demo.
“Dari 3 kemungkinan ini, no 3 tidak masuk akal. Buat apa lawan politik Anies bikin demo-demo buang duit untuk mengatakan yang sdah faktual,” katanya.
Pemikir muda Nahdatul Ulama (NU) ini mengatakan bahwa kedekatan Anies dengan Front Pembela Islam (FPI). Pasalnya, Anies Baswedan pernah menghadiri Milad FPI serta menyambut pendiri FPI, Rizieq Shihab.
“Keterikatan Anies dengan FPI itu fakta. Dari era Pilkada DKI, Anies bolak balik ke Milad FPI, Anies nyambut Rizieq dll,” katanya.
Guntur Romli pun mempersilakan untuk membongkar siapa dalang yang membayar demonstran FPI Reborn itu.
“Kalau tidak ada berarti kemungkinan 1 & 2 yang lebih kuat. Itu cuma strategi cuci tangan orang-orang Anies soal FPI atau ada yang cek ombak ke Anies unt jualan isu FPI,” katanya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan