POLHUKAM.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belakangan menjadi sorotan publik kembali setelah videonya yang bersalaman dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming.
Bukan tanpa sebab, warganet di dunia maya membandingkan adab mantan Bupati Purwakarta tersebut saat menyalami Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.
Dalam video yang dibagikan ulang oleh akun X @NenkMonica pada 30 Juni 2025, merekam interaksi Dedi Mulyadi saat bertemu dengan Gibran Rakabuming.
Seperti biasa, Dedi Mulyadi mengenakan pakaian serba putih, sedangkan putra sulung Joko Widodo tersebut memakai baju batik dan celana panjang hitam.
Saat menjabat tangan Gibran Rakabuming, Dedi Mulyadi tampak membungkuk lebih dalam daripada Gibran.
Di sisi lain, ketika video tersebut memperlihatkan Dedi Mulyadi bertemu dengan Prabowo Subianto, lelaki yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu terlihat hanya menjabat tangan Prabowo Subianto dan keduanya tampak cipika-cipiki.
Perbedaan yang mencolok itu lantas menjadi gunjingan warganet di dunia maya.
Tak sedikit publik yang mencurigai dan menuduh jika Dedi Mulyadi sedang "cari muka" dengan Gibran Rakabuming.
"Saat Dedi Mulyadi bertemu Gibran, menunduk dan cium tangan mirip seperti si Bahlil. Saat bertemu orang yang tulus membantnya selamanya pun seperti orang terpaksa. Hati-hati Pak Prabowo, dia akan join dengan Fufufafa untuk menyingkirkan anda," bunyi narasi dalam video tersebut.
Tak hanya itu, warganet pun menyinggung kembali momen ketika Dedi Mulyadi menyanjung Gibran Rakabuming.
Pujian yang dilontarkannya pada Desember 2023 itu menyebut Gibran Rakabuming berhasil dalam menjalani debat Cawapres 2024 yang digelar KPU RI.
Kala itu, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa penampilan Gibran Rakabuming dalam debat Cawapres tersebut merupakan tamparan keras bagi pihak yang selama ini meremehkan Gibran Rakabuming karena penampilannya.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri