Pasalnya, publik pasti merasa bertanya-tanya kepada Jokowi terkait nama-nama yang akan ia copot dari kursi Kabinet Indonesia Maju.
Pengamat Politik Citra Institute Efriza menyebutkan, setidaknya ada enam menteri yang akan 'ditendang' dari Istana. Hal itu berkaitan dengan capaiannya yang belum tuntas atau sikapnya yang kontroversial.
"Pos menteri yang perlu disasar adalah pertama, Kementerian Perdagangan yang telah terbukti tak becus mengurusi persoalan minyak goreng," kata Efriza dilansir dari AKURAT.CO, pada Senin (13/6/2022).
Selain itu, pos menteri yang harus dirombak kedua ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Menurut dia, Luhut Binsar Panjaitan merupakan sosok yang penuh kontroversial di masyarakat atas komunikasi politik yang dihadirkannya.
"Kehadiran LBP membuat Presiden Jokowi memperoleh persepsi negatif dari masyarakat sebagai pemimpin yang tidak tegas dan tidak mandiri karena dapat direcoki dan berada dalam pengaruh LBP yang adalah pembantu Presiden," ucap Efriza.
Ketiga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang juga dalam persepsi masyarakat banyak menimbulkan permasalahan terhadap dunia pendidikan atas kebijakan-kebijakan yang dihasilkannya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?