Keempat, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Sebab, kata dia, tidak bisa mengatasi tingginya pengangguran di Indonesia akibat dampak pandemi Covid-19.
Selanjutnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo juga tidak menampakkan geliat reformasi birokrasi yang cepat.
"Kebijakan Tjahjo juga malah turut menyumbang permasalahan terhadap kebijakannya yang dianggap tanpa solusi serta dapat menghadirkan gejolak hubungan pusat dan daerah terhadap keputusan penghapusan tenaga honorer," ujar dia.
Keenam, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang gagal mewujudkan keinginan Presiden Jokowi untuk kemandirian pangan.
"Sorotan menteri yang asyik belanja impor dari Presiden Jokowi, diduga menyasar terhadap menteri pertanian ini," tukas dia. []
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?