Menurut dia, koalisi yang dibangun tersebut terkesan tidak memiliki keprihatinan terhadap kondisi masyarakat dan juga kepada Presiden Jokowi.
"Padahal, Presiden sedang bekerja keras mengurus rakyat di tengah pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi," kata Sigit dilansir dari GenPI.co, Minggu (15/5).
Sigit menjelaskan ketiga partai yang membangun koalisi itu sebaiknya lebih mengedepankan kinerjanya untuk membantu Presiden Jokowi.
Namun, dia menilai jika terbangun koalisi di Kabinet Indonesia Maju, itu berpotensi merusak kerja keras Presiden Jokowi.
"Bukannya memperbaiki prestasi dan kinerja kader partainya di kabinet, melainkan malah genit bikin koalisi untuk 2024," jelasnya.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini