Riwayat tersebut membuat Sandiaga Uno memiliki citra yang lekat sebagai seorang cawapres jika dibandingkan dengan nama lainnya.
"Cawapres saya pikir tidak lagi dilihat sebagai faktor pelengkap, tetapi akan menentukan faktor kemenangan," jelasnya.
Adapun di posisi ketiga diisi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dengan persentase elektabilitas sebesar 9,8 persen.
Di posisi keempat ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dengan elektabilitas sebesar 8,8 persen.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berada di posisi kelima dengan elektabilitas sebagai wakil presiden sebesar 6,4 persen.
"Ketua DPR RI Puan Maharani juga cukup besar di angka 4,4 persen, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan simulasi nama sebagai calon presiden (1,8 persen)," kata Yunarto.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?