POLHUKAM.ID - Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiolan Sianipar mengungkap pengakuan 'di balik layar' mantan Rektor UGM, Sofian Effendi meski telah menarik ucapan soal ijazah mantan Presiden Jokowi.
Berdasar keterangannya di sebuah siniar yang tayang di Youtube, Rismon menyebut jika Sofian meminta agar perjuangannya tetap dilanjutkan.
Dalam siniar tersebut, Rismon awalnya mengungkap alasan Sofian Effendi mencabut ucapannya soal Jokowi karena diintimidasi.
Dia bahkan mengungkap pihak yang mengancam akan mempolisikan Sofian Effendi itu adalah kelompok relawan Jokowi.
"Bayangkan kalau seorang rektor saja 2002 sampai 2007 bisa dengan enteng diancam. Padahal itu harusnya menjadi bukti petunjuk oleh kepolisian, malah diancam dilaporkan," ujar Rismon dalam sebuah siniar yang dipantau pada Jumat (8/8/2025).
"Tetapi di balik layar, Profesor Sofian Effendi mengatakan lanjutkan untuk menegakkan kebenaran, itu di belakang layar gitu. Bisa kita konfirmasi," sambungnya.
Dia pun memaklumi alasan Profesor Sofian Effendi yang mencabut pernyataannya soal ijazah Jokowi karena ditakut-takuti akan dilaporkan ke polisi.
"Oleh karena itu, ya kita maklumi aja-lah Profesor Sofian Effendi sudah usia 80 tahun ya. Apalagi diancam, dilaporkan berurusan dengan polisi, tim apanya ini? Relawan-relawannya, bayarwan-bayar Jokowi ini," bebernya.
Lebih lanjut, Rismon juga mengungkap informasi soal Sofian Effendi diperiksa selama 12 jam oleh aparat kepolisian.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini