Massa Ojol Kepung Polresta Malang dengan Blokade Jalan hingga Bakar Ban

- Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:15 WIB
Massa Ojol Kepung Polresta Malang dengan Blokade Jalan hingga Bakar Ban



POLHUKAM.ID - – Massa driver ojek online dan aliansi masyarakat  mengepung Polresta Malang Kota, Jumat (29/8/2025). Mereka berdatangan usai aksi solidaritas dan doa bersama di Alun-alun Merdeka Kota Malang. 

Dalam aksinya, massa memblokade jalan depan Mapolresta Malang Kota dan membakar ban hingga membuat arus lalu lintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, macet parah. 


Mereka menuntut kepolisian melakukan reformasi. Massa kemudian ditemui Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono. "Proses hukum sedang berjalan, Bapak Kapolri akan menindak tegas tindakan itu," kata Nanang Haryono di hadapan massa.

Tapi jawaban itu tak membuat massa aksi puas. Mereka pun meneriaki polisi hingga nyaris memicu ketegangan. 


Hingga malam ini, massa masih memblokade jalan di depan Mapolresta Malang Kota. Situasi dan kondisi terlihat masih memanas karena massa membakar beberapa benda yang ditemukan.

Ribuan elemen masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, menggelar aksi solidaritas driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil barracuda Brimob, Jumat (29/8/2025). 

Aksi bertajuk 'Aksi Solidaritas Mimbar Bebas dan Doa Bersama', untuk almarhum Affan Kurniawan dan seluruh korban kekerasan yang dilakukan polisi.

Massa berpakaian hitam-hitam itu memadati Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, dengan membawa sejumlah poster bernada kecaman terhadap polisi yang dinilai berlebihan dalam mengamankan aksi demonstrasi di Jakarta.

Beberapa poster dibawa salah satunya bertuliskan 'Affan Kurniawan Bukan yang Pertama! Aparatur Negara Ini Selalu Menggunakan Kekerasan untuk Melanggengkan Kekuasaan, Adili Para Penjahat Kemanusiaan'. Sejumlah ojol juga membawa poster 'Lawan dan Hentikan Brutalitas Aparat!'

Poster ini ditempelkan di bagian tengah air mancur Alun-alun Merdeka Kota Malang. Poster itu ditempelkan pada bagian tengah, bersama tulisan coretan 'ACAB' di sebuah banner berwarna putih. 

Massa dari ribuan masyarakat itu juga berorasi menyuarakan kecaman terhadap tindakan aparat di demonstrasi yang berakhir meninggal pada Kamis malam (28/8/2025

Sumber: Inews 

Komentar