Lebih jauh, Amien menilai bahwa semua manuver politik yang dilakukan kubu Jokowi untuk menepis isu ini justru menjadi bumerang.
Ia menganggap langkah-langkah tersebut konyol dan tidak cerdas dalam membaca situasi masyarakat.
"Maaf saya harus mengatakan sejujurnya bahwa Jokowi dan ternaknya tidak cukup cerdas membaca dan menyimpulkan kondisi masyarakat sendiri," Amien menuturkan.
"Lihatlah betapa mentah dan konyolnya Jokowi dan ternaknya membuat move yang serampangan dan berdampak destruktif bagi Jokowi," sambung dia.
Salah satu manuver yang menjadi sorotan utama Amien adalah penyelenggaraan reuni angkatan 1980 Fakultas Kehutanan UGM beberapa waktu lalu.
Menurutnya, acara tersebut tak lebih dari sekadar dagelan politik yang dirancang untuk menciptakan saksi-saksi palsu.
"Katanya reuni yang ke-45. Dagelan politik yang dimaksudkan Jokowi bahwa puluhan teman-teman seangkatannya itu bisa menjadi saksi bahwa ijazahnya asli," jelasnya.
Sebagai penutup kritiknya, Amien Rais melontarkan sebuah akronim sindiran yang tajam untuk menegaskan kembali tuduhannya.
"Nah ngomong-ngomong bila gazah, bukan gajah menjadi akronim gak punya ijazah itu lebih tepat," ujarnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
OTT KPK Heboh! Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!
KPK vs Yaqut: Benarkah Prosedur Penyidikan Ini Sah? Ini Kata Ahli Hukum
Buni Yani Sebut Indonesia Tak Akan Maju Sebelum Gibran Dimakzulkan dan Jokowi Diadili?