“Jokowi itu musuh rakyat dan penghancur NKRI. Motifnya hanya ambisi kekuasaan dan mengelak dari tanggung jawab hukum,” katanya.
Menurut Sholihin, seluruh elemen bangsa mulai dari mahasiswa, cendekiawan, tokoh masyarakat, ulama hingga praktisi hukum sudah mendesak agar Prabowo mengambil langkah tegas. Beberapa tuntutan rakyat yang disebutnya mendesak antara lain:
- Segera memakzulkan Gibran.
- Menangkap dan mengadili Jokowi.
- Memberhentikan menteri, ketua lembaga negara, dan kepolisian yang korup.
- Menopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
- Menerapkan UU Perampasan Aset Koruptor.
- Memberhentikan proyek PIK Aguan.
“Semakin hari tuntutan rakyat semakin banyak. Jika Prabowo terus tunduk pada bayang-bayang ancaman Jokowi, sampai akhir jabatan pun tidak ada yang bisa diperbuat selain melayani kemauan Jokowi,” tegas Sholihin.
Ia menutup pernyataannya dengan desakan keras agar Prabowo berani berdiri di sisi rakyat.
“Tanpa tindakan nyata membela rakyat, posisi Prabowo sebagai Presiden sudah tidak berguna lagi. Lebih baik Prabowo dan Gibran mundur saja agar Indonesia dipimpin orang yang kompeten, jujur, dan punya nyali,” pungkasnya.
Sumber: RadarAktual
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?