Budi Arie mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Jokowi mengenai rencana perubahan logo tersebut. Menurutnya, komunikasi dilakukan pada hari kedua Kongres III Projo.
Anggota formatur kepengurusan Projo 2025-2030, Handoko, mengklaim bahwa Jokowi tidak mempermasalahkan penghapusan simbol-simbolnya dari organisasi tersebut. Bahkan, Jokowi disebutkan telah mendorong Projo untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.
Transformasi Projo Pasca-Kongres III
Keputusan menghapus logo wajah Jokowi menandai dimulainya era baru bagi Projo. Organisasi ini kini secara resmi mendukung Presiden Prabowo Subianto dan berkomitmen untuk berkontribusi dalam agenda-agenda pemerintah.
Perubahan logo Projo menjadi simbol transformasi organisasi dari yang sebelumnya identik dengan dukungan pada Jokowi, kini beralih menjadi organisasi yang mendukung kelangsungan pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?