"Ya, kita akan mengkaji bersama bagaimana secara teknis di pemerintah seperti apa. Lalu bagaimana sikap pemerintah, bagaimana situasi keuangan dulu dan sekarang," tegasnya.
Puan menambahkan, "Ini agar jangan sampai terjadi kerugian negara yang berlarut-larut."
Latar Belakang: Pernyataan Presiden Prabowo Subianto
Pernyataan Puan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto meminta publik untuk tidak meributkan masalah Whoosh. Dalam sebuah kesempatan, Presiden menyatakan akan mengambil alih tanggung jawab penuh, termasuk menangani utang Whoosh yang mencapai Rp2 triliun per tahun.
"Tak usah khawatir apa itu ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya. Tak ada masalah, saya tanggung jawab nanti Whoosh itu semuanya," kata Prabowo.
Dengan rencana pembahasan mendalam oleh DPR, isu utang kereta cepat Whoosh dipastikan akan terus menjadi perhatian utama dalam agenda politik dan ekonomi Indonesia.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?