Hasto Kristiyanto berharap menteri supaya bekerja bukan untuk kepentingan menjadi calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres).
“Semua harus bergerak untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan untuk kepentingan capres dan cawapres,” katanya kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).
Hasto Kristiyanto berharap menteri supaya bekerja bukan untuk kepentingan menjadi calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres).
“Semua harus bergerak untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan untuk kepentingan capres dan cawapres,” katanya kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).
Setelah formasi menteri Kabinet Indonesia Maju dirombak lagi, Hasto berharap agar seluruh pembantu presiden dapat terpacu bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai ruang lingkupnya.
Dia mengatakan seluruh menteri berdedikasi kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menjadi pembantu presiden yang menguasai ihwal kementerian yang dipimpinnya.
Selain itu, lanjut Hasto, juga harus mempercepat prestasi sehingga Pemilu 2024 dapat terlaksana dalam situasi kebangkitan dan kemajuan Indonesia.
“Karena profesionalitas dan kerja keras dari presiden, wakil presiden, serta seluruh pembantu presiden (menteri),” ungkapnya.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...