Syahganda menambahkan bahwa bahkan Presiden Prabowo Subianto disebut memahami gaya politik seperti itu. "Kan Prabowo juga bilang sering belajar dari Jokowi. Artinya Prabowo juga mengerti politik dasamuka, dua muka," ujarnya.
Strategi yang Berbalik Arah dan Posisi Gibran Kini
Menurut analisis Syahganda, strategi Jokowi untuk mempertahankan pengaruh melalui anaknya justru berbalik arah. "Dia nggak sangka bahwa dia itu kasih saran kontrol terhadap rezim yang dia pikir rezim keberlanjutan, ternyata tidak. Makanya anaknya sekarang jadi pusaran goyangan-goyangan orang," jelasnya.
Ia menilai Gibran kini menghadapi situasi politik yang tidak menentu dan kehilangan pijakan kekuasaan. Kritiknya ditutup dengan sindiran tajam: "Kemarin Gibran malah memberikan hadiah mancing ikan. Sudah, pokoknya dia bagusan jadi ketua RT aja," pungkas Syahganda Nainggolan.
Tags: Syahganda Nainggolan, Gibran Rakabuming Raka, Joko Widodo, Prabowo Subianto, Analisis Politik Indonesia, Wakil Presiden, Dinamika Kekuasaan, Kritik Politik
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak