"DPR terlihat sangat serius mengusut Arsul Sani, tetapi hal yang sama tidak terjadi pada Jokowi," tegas Muslim.
Buku "Jokowi's White Paper" dan Tanggapan DPR
Muslim juga menyoroti peredaran buku "Jokowi's White Paper" karya Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa, yang telah beredar luas hingga ke luar negeri. Menurutnya, hingga saat ini belum ada panggilan resmi dari DPR kepada para penulis buku tersebut untuk memaparkan isinya, padahal materi buku berkaitan dengan isu yang diangkat.
Pertanyaan Prinsip Equality Before The Law
Muslim Arbi menyimpulkan bahwa perbedaan perlakuan dalam kedua kasus ini menimbulkan pertanyaan mendasar terkait prinsip Equality Before The Law atau kesetaraan di depan hukum.
"Dalam dua kasus ini, antara Arsul Sani dan Jokowi, terlihat ada perlakuan berbeda. Satu ditangani secara aktif, sementara yang lain belum," pungkasnya.
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?