"DPR terlihat sangat serius mengusut Arsul Sani, tetapi hal yang sama tidak terjadi pada Jokowi," tegas Muslim.
Buku "Jokowi's White Paper" dan Tanggapan DPR
Muslim juga menyoroti peredaran buku "Jokowi's White Paper" karya Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa, yang telah beredar luas hingga ke luar negeri. Menurutnya, hingga saat ini belum ada panggilan resmi dari DPR kepada para penulis buku tersebut untuk memaparkan isinya, padahal materi buku berkaitan dengan isu yang diangkat.
Pertanyaan Prinsip Equality Before The Law
Muslim Arbi menyimpulkan bahwa perbedaan perlakuan dalam kedua kasus ini menimbulkan pertanyaan mendasar terkait prinsip Equality Before The Law atau kesetaraan di depan hukum.
"Dalam dua kasus ini, antara Arsul Sani dan Jokowi, terlihat ada perlakuan berbeda. Satu ditangani secara aktif, sementara yang lain belum," pungkasnya.
Artikel Terkait
BBM Naik 18 April 2026: DPR Peringatkan Dampak Ini ke Harga Sembako!
KPK Bongkar Skandal Dapur Gratis: Keracunan hingga Pengawasan Bolong!
Menguak Motif Kasus Andrie Yunus: Benarkah Hanya Dendam Pribadi?
Habib Rizieq Buka Suara: FPI Bukan Cooling Down, Tapi Nonton Buaya Ribut