Ahok Ledek Wacana Pilkada DPRD: "Mengambil Hak Rakyat! Sistem Ini Memang Dibuat untuk Curang!"
POLHUKAM.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kembali menyoroti wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Dalam podcast Curhat Bang dari Denny Sumargo, Ahok menegaskan bahwa wacana tersebut merupakan langkah mundur dan bentuk perampasan hak konstitusional rakyat.
Ahok secara tegas menyatakan, "Makanya ketika orang memaksakan harus kembali ke DPRD, ini kan pertama mengambil hak rakyat." Pernyataan ini menanggapi gagasan sejumlah pihak yang menginginkan kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD, bukan secara langsung oleh masyarakat.
Ahok Beberkan Praktik Transaksi di Balik Pilkada DPRD
Ahok mengungkapkan, model pemilihan melalui DPRD identik dengan praktik dagang sapi, lobi tertutup, dan transaksi suara. Ia membongkar pengalaman masa lalu di mana pemilihan via DPRD membuka peluang transaksi politik yang masif.
"Di DPRD itu semua bisa diatur!" tegas Ahok. Menurutnya, pemilihan seperti itu tidak mencerminkan kehendak rakyat, melainkan keinginan elite politik yang memiliki modal besar untuk membayar.
Artikel Terkait
Menguak Motif Kasus Andrie Yunus: Benarkah Hanya Dendam Pribadi?
Habib Rizieq Buka Suara: FPI Bukan Cooling Down, Tapi Nonton Buaya Ribut
Reshuffle Kabinet Prabowo Besok? Isu Bahlil Lahadalia Naik Jadi Menko Bikin Heboh!
Pangi Syarwi Bantah Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun di Bidang Ini, Kok Bisa?