Lebih lanjut, disebutkan bahwa pertemuan itu diselenggarakan dengan syarat sangat ketat: tidak ada dokumentasi dan tidak ada publikasi. "Keduanya berangkat ke Solo, juga atas dasar kesepakatan ini," tegas Khozinudin.
Kesepakatan Dianggap Naif dan Dibocorkan
Namun, upaya merahasiakan pertemuan itu disebut sebagai tindakan yang naif. Khozinudin menyindir bahwa Eggi dan Damai bukan sedang berurusan dengan pihak yang bisa dipercaya.
"Segera saja, pertemuan itu dibocorkan oleh Jokowi. Bocoran tipis dikabarkan oleh Kompol Syarif, selaku ajudan Jokowi yang mengabarkan kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis," pungkasnya mengakhiri penjelasan.
Insiden ini menyisakan pertanyaan besar mengenai motif dan agenda di balik kunjungan rahasia dua figur tersebut ke mantan presiden.
Artikel Terkait
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?