Perasaan sedihnya begitu dalam. "Bahkan ia sampai menahan tangis agar tidak sampai meneteskan air mata karena merasakan pedihnya dikhianati," tulis pemberitaan tersebut. Perjuangan selama hampir 4 tahun terasa dikorbankan.
Bukan untuk Uang, Tapi untuk Kebenaran
Kurnia menekankan bahwa perjuangan mereka murni pro-bono (tanpa bayaran) dan penuh risiko, termasuk ancaman hukuman penjara. Semua dilakukan atas nama keyakinan mencari kebenaran.
"Kita ini sama-sama berjuang... hampir 4 tahun... pro-bono, benar-benar dari hati kita sendiri, berjuang luar biasa," tegasnya.
Ia berharap Eggi Sudjana dapat merenungkan kembali tindakannya. "Kira Abang Eggi kurang sabar saja... Anda harus percaya kepada Allah... istiqomah dan itu berat," pungkas Kurnia Tri Royani.
Kata Kunci Artikel:
Kurnia Tri Royani, Eggi Sudjana, Jokowi, Ijazah Palsu Jokowi, Ijazah UGM Jokowi, SP3 Kasus Ijazah, Pengkhianatan, Tersangka Polda Metro Jaya, Berita Politik Terkini.
Artikel Terkait
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika