Namun, informasi berbeda muncul dalam video lanjutan bertajuk "Penegasan Rektor UGM tentang Ijazah Joko Widodo" yang diunggah pada 28 November 2025. Dalam video tersebut, Prof. Ova menyebutkan tanggal kelulusan yang berbeda, yaitu 23 Oktober 1985.
Ia menyatakan Jokowi lulus program sarjana pada tanggal tersebut dengan Indeks Prestasi di atas 2,5 dan telah menerima ijazah asli sesuai ketentuan.
Penegasan UGM: Tanggung Jawab Institusi
Di akhir video kedua, Prof. Ova Emilia menegaskan bahwa klarifikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab UGM untuk menyampaikan kebenaran fakta, dan bukan dimaksudkan untuk membela satu pihak secara tidak proporsional.
Adanya dua pernyataan resmi dengan data tanggal kelulusan yang berbeda ini pun memicu pertanyaan dan membutuhkan kejelasan lebih lanjut dari pihak universitas.
Artikel Terkait
Prabowo dan Ancaman Penertiban Pengkritik: Benarkah Demokrasi Kita Semakin Muram?
Roy Suryo Dilarang Lawan Rismon: Kuasa Hukum Ungkap Alasan Mengejutkan dan Skenario End Game
Dokter Tifa Bocorkan Detik-Detik Mengejutkan Saat Periksa Skripsi Jokowi Bareng Rismon & Roy Suryo
Prabowo Geram ke Pengamat: Saya Sudah Tahu Siapa yang Biayai, Akan Kami Tertibkan!