Sebelumnya, Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu menegaskan bahwa polemik ijazah Jokowi harus segera diakhiri karena dinilai merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat.
"Saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Sebaiknya kita setop lah perkara ini dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli. Saya yakin itu, supaya ini, habis waktu kita," ujar JK.
Dampak Polemik yang Berkepanjangan
JK menyoroti durasi polemik yang telah berlangsung selama dua hingga tiga tahun. Menurutnya, situasi ini tidak hanya memicu perpecahan di masyarakat, tetapi juga menghabiskan waktu dan biaya yang sangat besar.
"Kasus ini sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua. Puluhan miliar uang habis, waktu hilang, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra yang mati-matian di TV itu mengganggu sifat nasional kita," pungkas JK.
Pernyataan dari kedua pihak ini kembali menyoroti dinamika politik seputar isu ijazah yang terus menjadi perbincangan publik.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Menteri Paling Bodoh di Kabinet Prabowo: Siapa dan Mengapa?
Prabowo: Tahun Depan Indonesia Guncang Dunia! - Benarkah?
Mantan Wapres JK Desak Naikkan BBM, Misbakhun Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!
FKPPI DKI Jakarta Buka Suara: Ini Alasan Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Prabowo Dinilai Bahaya!