Ultimatum Trump Gagal Total: Iran Balas Serang dengan Rudal & 10 Poit Perdamaian di Selat Hormuz 2026

- Kamis, 09 April 2026 | 07:25 WIB
Ultimatum Trump Gagal Total: Iran Balas Serang dengan Rudal & 10 Poit Perdamaian di Selat Hormuz 2026

Iran Tolak Ultimatum Trump: Ketegangan Global Memuncak di Selat Hormuz

Oleh: Rosadi Jamani

Tanggal 8 April 2026 menjadi momen menegangkan bagi dunia. Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran: buka blokade di Selat Hormuz sebelum pukul 8 malam waktu AS, atau hadapi penghancuran besar-besaran terhadap pembangkit listrik dan jembatan, yang ia sebut sebagai akhir sebuah peradaban.

Dampak Ultimatum Trump pada Pasar Energi Global

Selat Hormuz adalah jalur vital bagi lebih dari 20% pasokan minyak dunia. Ancaman penutupan saja telah membuat pasar energi global gemetar dan harga minyak melonjak. Ultimatum ini bukan sekadar ancaman militer, tetapi sebuah krisis ekonomi yang berdampak langsung pada stabilitas global.

Respons Tegas Iran: Penolakan dan Proposal 10 Poin

Menanggapi ultimatum, Iran tidak hanya menolak untuk tunduk. Mereka justru mengajukan proposal perdamaian 10 poin yang menuntut diakhirinya perang secara permanen, bukan sekadar gencatan senjata sementara. Langkah ini menunjukkan strategi diplomatik yang berani di tengah tekanan maksimal.

Eskalasi Konflik Militer dan Serangan Balasan

Eskalasi militer terjadi setelah deadline lewat. Serangan dilancarkan ke pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran, serta beberapa jembatan dan infrastruktur. Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal balistik dan drone ke target di Tel Aviv dan Haifa, serta fasilitas di kawasan Teluk, memperluas lingkup konflik.

Halaman:

Komentar