Menurut Refly, hal itu bisa menjadi tamparan bagi partai politik atau pihak yang masih suka jualan politik identitas.
"Apakah itu soal intoleransi, radikalisme, ekstremisme, kadrun, dan lain sebagainya," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Senin (20/6).
Refly mengatakan bahwa politik identitas seakan menampilkan bahwa publik tak punya lagi kecerdasan intelektual untuk bisa berdebat.
"Misalnya, PSI bilang tak mau pilih Anies Baswedan karena dinilai Anies antiintoleransi. Lalu, apa evaluasi mereka untuk pemerintahan Anies?" katanya.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Menteri Paling Bodoh di Kabinet Prabowo: Siapa dan Mengapa?
Kader PSI Beri Saran Tak Biasa ke JK: Daripada Minta Ijazah, Nasihati Mereka yang Ganggu Jokowi!
Prabowo: Tahun Depan Indonesia Guncang Dunia! - Benarkah?
Mantan Wapres JK Desak Naikkan BBM, Misbakhun Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!