Advokat itu menegaskan jika seseorang mengkritik pemerintah intoleran, mereka juga harus bisa memberikan saran. Meskipun begitu, Refly menilai politik identitas selalu dipakai secara gamblang saat kampanye.
"Kemarin Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming ketika menjelang pemilihan kepala daerah, rajin salat subuh berjemaah," paparnya.
Refly pun menegaskan bahwa tak hanya dua tokoh itu saja yang menggunakan politik identitas saat kampanye.
"Yang lain pun juga begitu. Kemarin ada kepala daerah rajin menyapa warga sembari salat subuh berjemaah waktu kampanye. Namun, sekarang ini dia malah ditangkap KPK," tuturnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Misteri Ijazah Jokowi Terkuak: Fakta Mengejutkan dari Sidang PN Solo yang Bikin Heboh!
Eggi Sudjana Buka Suara: Ini Alasan Saya Laporkan Roy Suryo ke Polisi!
Prabowo Janji Hentikan Tradisi Senjata Hukum untuk Lawan Politik: Analisis SMRC Ungkap Fakta Mengejutkan
Mohammad Sobary Berbalik 200 Persen: Saya Punya Nalar Waras - Ini Kritik Tajam yang Bikin Jokowi Dikatai Edan