Namun, Rudy membantah ada konflik di internal partai.
Rudy menjelaskan, acara Halal Bihalal sekaligus konsolidasi partai itu memang hanya diikuti pengurus DPC, kader PDIP yang menjabat sebagai bupati/wali kota, dan kader PDIP yang duduk sebagai ketua DPRD kabupaten/kota.
"Memang tidak diundang. Yang diundang hanya kepala daerah kota/kabupaten dan ketua sekretaris DPC, dan ketua DPRD kota/kabupaten," ucapnya.
Rudy berpendapat, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul sengaja tidak mengundang Ganjar, karena agenda konsolidasi partai lebih tepat dibahas bersama pengurus tingkat kabupaten/kota.
"Mungkin pertimbangannya, yang mendulang suara itu ada di kota/kabupaten. Mungkin juga, karena kesibukan Pak Gubernur saat ini cukup padat. Jadi, nggak ada konflik," pungkas Rudy.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...