Penilaian itu terlihat karena Presiden Jokowi yang mendatangi Megawati.
Lalu, terlihat perbedaan kursi yang diduki Megawati dan Jokowi.
“Tempat duduknya tidak setara, seolah-olah Jokowi sedang menghadap Megawati. Kenapa kursinya tidak sama, sehingga memperlihatkan ada penghormatan,” tuturnya.
Meskipun begitu, Refly mengatakan bahwa publik belum tahu secara pasti apa yang dibicarakan dalam kegiatan itu.
“Kalau kita lihat kemarahan Megawati dalam pidato di Rakernas PDIP, kita bisa melihatnya sebagai sinyal bahwa Megawati bisa memecat siapa pun kader yang membangkang,” paparnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Puan Maharani Bongkar Masalah Utang Whoosh: DPR Akan Usut Tuntas!
Prof Henri Balik Badan Bongkar Rekayasa Gibran Cawapres: Saya Kecewa dengan Jokowi!
Misteri Dewa Luhut di Balik Proyek Whoosh: Rahasia yang Baru Terungkap
Fakta Mengejutkan di Balik Proyek Whoosh: Dugaan Markup Rp 60 Triliun dan Potensi Kerugian Negara