Sementara itu, Adib juga menilai bahwa potensi keterpilihannya capres di 2024 nanti, dipengaruhi oleh Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari masing-masing calon itu sendiri. Adib menilai bahwa kedudukan cawapres ini seringkali terlupakan partai pengusung dan capres yang diusung.
"Menurut saya, yang sering dilupakan orang adalah cawapresnya siapa. Anies, Prabowo, dan Ganjar tergantung cawapresnya siapa, karena di situlah saling melengkapi angka-angka elektoral menurut saya yang disukai oleh masyarakat," jelasnya.
Kendati demikian, Adib menegaskan bahwa dalam pemilihan presiden, semua tergantung pada proses lobi-melobi yang dilakukan para elit politik.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?