Selain itu, menurutnya, PDIP dan Gerindra juga sudah memantapkan diri untuk melanggeng ke arena pertarungan Pilpres 2024.
“PDIP-Gerindra dan Partai Nasdem bisa saja menjadi episentrum koalisi jika memiliki kesepakatan dalam menentukan formasi pasangan capres dan cawapres,” katanya.
Selain itu, Nyarwi juga melihat perbedaan di Pilpres 2024 disebabkan oleh peran pemimpin parpol dalam proses kandidasi yang telah menguat.
“2024 akan berbeda, tidak seperti 2019 di mana pimpinan partai tampak kurang berdaya di tengah tekanan para relawan,” tandas Nyarwi. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?