Nama-nama tersebut menuai reaksi pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga. Dilihat dari elektabilitasnya, Jamiluddin menilai Ganjar Pranowo mumpuni untuk menjadi capres.
"Sementara Puan dan Risma elektabilitasnya masih belum layak menjadi capres," ujar Jamiluddin, dikutip, Sabtu (2/7/2022).
Kendati demikian, sepertinya Puan akan menjadi prioritas bagi PDIP untuk diusung menjadi capres.
"Karena Puan mewakili trah Soekarno dan sebelum Megawati Soekarnoputri meninggalkan PDIP berupaya keras agar putrinya maju," terangnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?