Dengan begitu, kata Ujang, Pilpres 2024 berpotensi terjadi dua putaran.
“Suara pemilih akan menyebar ke empat pasang calon presiden,” kata Ujang kepada GenPI.co, Sabtu (2/7/2022).
Ujang juga memberikan pesan kepada para elite politik untuk bijaksana.
"Kami meminta kepada elite untuk menjaga kesadaran agar mereka tidak membangun black campaign dan saling membusuk-busukkan lawan," kata Ujang.
Dia menilai empat poros politik itu bisa terbentuk pertama dari Partai Golkar, PAN, dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Kedua, koalisi NasDem, Demokrat, dan PKS.
Artikel Terkait
Perppu KPK & UU Perampasan Aset: 2 Langkah Radikal Prabowo yang Dinanti Publik
Foto KKN Jokowi Palsu? Dokter Tifa Bongkar Fakta Mengejutkan dan Lokasi yang Salah!
Pemilu 2029: Bukan Banteng vs Gajah, Tapi Satu Kekuatan Ini yang Paling Ditakuti Analis
Prabowo Tantang Pakar Ekonomi: Siap-siap dengan Kejutan Besar