Dia menambahkan banyak yang khawatir jika nantinya proyek strategis Jokowi tersebut tidak dilanjutkan karena berbagai alasan.
Pengamat politik itu juga menjelaskan Jokowi harus meningkatkan leverage atau daya tawarnya untuk menjadi king maker.
"Terlihat pada kemampuannya untuk mempertahankan situasi ekonomi di tengah ancaman krisis ekonomi yang besar (perang Rusia dan Ukraina, red)," ungkapnya.
Djayadi menyebut jika ekonomi dan infrastruktur di Indonesia berlanjut, Jokowi bisa meningkatkan daya tawarnya kepada PDI Perjuangan.
Selain itu, apabila daya tawar Jokowi tinggi kepada PDIP, fungsi king maker akan lebih besar kepada dirinya karena pemilih utama mantan Gubernur DKI Jakarta itu berasal dari PDIP.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?