CiGMark melakukan survei dengan berbagai skema kepada responden. Pertama, survei dilakukan dengan menyodorkan 18 nama melalui pertanyaan terbuka. Hasilnya, Ganjar berada di posisi teratas dengan 14,1 persen, Prabowo 11,7 persen, Anies 9,5 persen dan Ridwan 4 persen.
"Survei dilaksanakan 9-17 Juni 2022, jumlah responden 1200 dan menggunakan metode multistage random sampling. (Pengambilan sampel dengan) wawancara tatap muka menggunakan computer assisted personal interview," kata Founder CiGMark, Setia Darma di Jakarta, Selasa (5/7/2022).
Urutan empat nama tidak berubah dalam skema pertanyaan semi terbuka 18 nama capres. Ganjar teratas dengan dipilih 24,4 persen responden diikuti Prabowo 23 persen, Anies 15 persen dan Ridwan 9,5 persen.
"Dari data survei ini menunjukkan temuan baru bahwa saat ini ada empat nama capres yang berada di papan atas, di mana sebelumnya hanya ada tiga nama. Jadi telah terjadi perubahan dalam konfigurasi capres," tutur Darma.
Meski empat nama yang sama menempati posisi teratas dalam dua skema berbeda namun peluang terjadinya perubahan konstelasi masih sangat memungkinkan. Sebab, jumlah swing voter terpotret besar.
Dalam skema pertanyaan terbuka responden yang tidak tahu, tidak jawab atau belum memutuskan sebanyak 9,1 persen. Pada skema lainnya swing voters bahkan terpotret 54,8 persen.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?