"Tapi kalau Mba Puan Maharani mau ambil jalan pintas, bicara ke Bu Ketum (Megawati Soekarnoputri) bicara ke Pak Jokowi, KIB itu yang katanya buat Ganjar Pranowo mendingan buat Mba Puan aja, jadi nanti wakilnya bisa dari KIB," ungkapnya.
Sementara poros ketiga bisa jadi akan memunculkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jadi, kata Hensat, dengan terbentuknya tiga poros, masyarakat tinggal memilih dari tiga pasangan calon yang ada tersebut.
"Satu pasangan lagi mungkin saja Anies Baswedan. Jadi kita tinggal pilih nanti, Prabowo-Cak Imin, Mba Puan dengan wakilnya, Anies Baswedan dengan wakilnya. Datang ke TPS. Gunakan kertas suara jangan sampai nggak digunakan kertas suaranya. Kt pilih presiden yang paling baik. Nah kalau sudah begitu, kit berdoa mudah-mudahan pilihan kita tepat dan Indonesia jadi lebih baik," ungkapnya.[]
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?