"Tapi kalau Mba Puan Maharani mau ambil jalan pintas, bicara ke Bu Ketum (Megawati Soekarnoputri) bicara ke Pak Jokowi, KIB itu yang katanya buat Ganjar Pranowo mendingan buat Mba Puan aja, jadi nanti wakilnya bisa dari KIB," ungkapnya.
Sementara poros ketiga bisa jadi akan memunculkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jadi, kata Hensat, dengan terbentuknya tiga poros, masyarakat tinggal memilih dari tiga pasangan calon yang ada tersebut.
"Satu pasangan lagi mungkin saja Anies Baswedan. Jadi kita tinggal pilih nanti, Prabowo-Cak Imin, Mba Puan dengan wakilnya, Anies Baswedan dengan wakilnya. Datang ke TPS. Gunakan kertas suara jangan sampai nggak digunakan kertas suaranya. Kt pilih presiden yang paling baik. Nah kalau sudah begitu, kit berdoa mudah-mudahan pilihan kita tepat dan Indonesia jadi lebih baik," ungkapnya.[]
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri