Kini Anies disebut ingin menemui Presiden untuk membahas masalah tenaga kerja honorer.
Mengenai hal ini, Pengamat politik Ujang Komarudin merespons rencana Anies Baswedan yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Presiden Jokowi untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer.
Menurut Ujang, Anies Baswedan bisa meraup simpati dan suara dari para tenaga honorer bila mencalonkan diri sebagai Calon Presiden (Capres) 2024, bila berhasil menemui Presiden Jokowi untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer di tanah air.
“Itu hal yang baik, bisa saja digunakan untuk mendapatkan dukungan dari honorer yang jumlahnya jutaan,” ucap Ujang saat dihubungi JPNN.com, Rabu (6/7).
Dosen di Universitas Al-Azhar Indonesia itu mengatakan tenaga honorer menjadi lumbung suara yang besar dan banyak saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.
Menurut dia, bila ada gubernur dan sosok yang memperjuangkan nasib para honorer, maka diyakini bisa mendapatkan simpati.
“Saya rasa hal yang biasa dalam politik, ya, ingin mendapatkan simpati dan dukungan dari semua lapisan masyarakat, terutama para tenaga honorer ketika aspirasinya diperjuangkan,” ungkap Ujang.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran