Ditambah, kata Adib, sosok Gerindra yang dinilai berjasa dalam kontestasi politik Jakarta dikeluarkan partai. Dalam hal ini, Adib menilai bahwa M Taufik, tokoh Gerindra yang concern terhadap politik DKI memiliki networking politik yang lebih luas dari Riza.
Adib juga berasumsi bahwa terjadi sesuatu di badan partai yang akhirnya memutuskan untuk memecat M Taufik dari Gerindra. Dengan keluarnya M Taufik, lanjut Adib, peluang diusungnya Riza dalam kontestasi politik DKI 1 jadi semakin besar.
"Secara realistis dalam politik, orang sekelas M Taufik misalnya, yang kalau saya amati DKI ini, ini kan orang yang memang fokusnya ada di DKI, jadi penetrasi networking M Taufik ini menurut saya jauh lebih luas, tetapi ketika dia bisa keluar pastikan ada sesuatu gitu. Jadi saya kira itu analisa saya," jelas Adib.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?