"Meskipun tidak luput dari arahan dan masukan elite lainnya," ungkap Dedi saat dihubungi AKURAT.CO, Jumat (8/7/2022).
Dedi mengatakan, meskipun AHY yang punya kendali, tetapi substansi putusan itu tidak lantas AHY sendiri yang menentukan. Sebab, sifat keputusan politik itu kolektif.
"Tidak hanya AHY, termasuk ketua umum senior seperti Prabowo dan Megawati sekalipun, tidak lantas absolut secara personal," terangnya.
Menurutnya, AHY hanya simbol kekuasaan di Demokrat, tetapi jangan lupa di struktural parpol ada banyak dewan yang ikut serta memberi masukan dan pertimbangan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?