Polhukam.id - Pegiat media sosial yang mengaku pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku iba dengan ibu guru bernama ER di Depok, yang dinonaktifkan akibat meyinggung Habib Rizieq Shihab.
Ahokers bernama Rudi Valinka itu kemudian berinisiatif menggalang dana untuk ER usai dirinya didepak Dinas Pendidikan (Disdik) Depok gegara singgung Habib Rizieq.
Namun tak disangka, donasi yang dikumpulkan Ahokers itu mencapai sekitar Rp37 juta hanya dalam tiga jam.
Bahkan, ia dipuji oleh pegiat media sosial pemilik garis keturunan atau cucu Nabi Muhammad SAW, Habib Husin Alwi Shihab.
Sebelumnya diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Depok Wawang Buang mengaku telah memanggil ER, seorang guru SDN Pondok Petir 3, Depok, Jawa Barat untuk dimintai keterangan.
Usai pemanggilan itu, dikabarkan ER dinonaktifkan sebagai guru honorer hingga waktu yang tak ditentukan.
Wawang menjelaskan, alasan menonaktifkan ER jelas, lantaran ia melakukan hal yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang pendidik.
Selain itu, Wawang menerangkan komentar ER yang singgung Habib Rizieq juga dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
Adapun tulisan yang menyinggung Habib Rizieq yang dimaksud adalah cuitan terkait penutupan Holywings yang diunggah Eni Rohaeni lewat akun Twitter @pd_eni.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran