Damai mengatakan, sejak awal kasus terbunuhnya Brigadir J memunculkan kecurigaan publik karena berbagai pernyataan polisi yang tidak logis dan selalu berubah-ubah.
“Kematian tragis Brigadir Joshua yang disampaikan kepada publik, termasuk banyaknya perangkat elektronik ( HP. dan CCTV ) yang informasinya sulit ditemukan keberadaannya, dan ada yang hilang disambar petir atau rusak atau diduga ada chat WA milik Joshua yang dihapus oleh oknum,” ungkapnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi