Damai mengatakan, sejak awal kasus terbunuhnya Brigadir J memunculkan kecurigaan publik karena berbagai pernyataan polisi yang tidak logis dan selalu berubah-ubah.
“Kematian tragis Brigadir Joshua yang disampaikan kepada publik, termasuk banyaknya perangkat elektronik ( HP. dan CCTV ) yang informasinya sulit ditemukan keberadaannya, dan ada yang hilang disambar petir atau rusak atau diduga ada chat WA milik Joshua yang dihapus oleh oknum,” ungkapnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?