Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menyampaikan rencana pencapaian pembangunan dalam satu tahun ke depan. Pidato Jokowi itu membuat masyarakat tidak tahu arah prioritas pembangunan.
“Pidato Jokowi masyarakat tidak tahu arah prioritas pembangunan yang ingin dicapai pada satu tahun ke depan. Hal itu dapat membuat masyarakat apatis terhadap rencana pembangunan pemerintah,” kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga kepada redaksi www.suaranasional.com, Selasa (16/8/2022).
Jamiluddin meminta jangan menyalahkan masyarakat yang tidak responsif pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi.
“Karena itu, jangan salahkan kalau masyarakat tidak responsif terhadap pembangunan yang akan dilakukan pemerintah satu tahun ke depan,” paparnya.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?