Hendrik mengatakan, rakyat Indonesia sudah mengetahui kinerja Denny Siregar hanya berdasarkan order pihak tertentu. “Rakyat Indonesia tidak percaya ocehan Denny Siregar. Kelakuannya tidak beda dengan Ferdy Sambo,” ungkap Hendrik.
Selain itu, kata Hendrik, kasus kematian Brigadir Yoshua membuka mata Indonesia ada mafia di kepolisian. “Semoga kasus kematian Brigadir Yoshua bisa membongkar fakta sebenarnya,” pungkas Hendrik.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?