Dokter-dokter muda yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) diduga terdoktrin jaringan Ferdy Sambo karena menyebut tidak ada penyiksaan di tubuh mendiang Brigadir Yoshua.
“Tampaknya jaringan sambo sudah mendoktrin dokter-dokter muda itu,” kata mantan anggota DPR Djoko Edhi Abdurrahman di akun Twitter-nya @DjokedA, Rabu (24/8/2022).
Djoko mempertanyakan, ada luka selain tembakan di tubuh Brigadir Yoshua yang diduga bekas penyiksaan.
“Mencurigakan narasi PDFI yg menyatakan tidak ada penyiksaan pada jasad Yosua. Terus luka lainnya yg bukan oleh pelor, itu apa?” paparnya.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran