Kata Muslim, biaya politik di Indonesia yang tinggi dimanfaatkan para kartel pengelola bisnis haram. “Aktivis Haris Rusly Moti juga mensinyalir dugaan aliran dana bisnis haram dalam politik di Indonesia termasuk buzzer,” ungkap Muslim.
Muslim mengatakan, beberapa oknum pejabat kepolisian berteman pemilik perjudian. “Sangat disayangkan ada oknum petinggi polisi yang bersahabat pemilik tempat judi,” pungkasnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang