Kata Muslim, biaya politik di Indonesia yang tinggi dimanfaatkan para kartel pengelola bisnis haram. “Aktivis Haris Rusly Moti juga mensinyalir dugaan aliran dana bisnis haram dalam politik di Indonesia termasuk buzzer,” ungkap Muslim.
Muslim mengatakan, beberapa oknum pejabat kepolisian berteman pemilik perjudian. “Sangat disayangkan ada oknum petinggi polisi yang bersahabat pemilik tempat judi,” pungkasnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini