Kapolda perlu dipilih berdasarkan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh lintas agama agar mempunyai kekuatan moral dalam menjalankan tugasnya.
“Saya usulkan Kapolda dipilih berdasarkan rekomendasi MUI dan tokoh agama,” kata Aktivis Mujahid 212 Damai Hari Lubis kepada redaksi www.suaranasional.com, Rabu (24/8/2022).
Menurut Damai, usulan ini bagian upaya menjadikan Kapolda dan anggota kepolisian menjadi lebih baik. “Kalau dipilih MUI dan tokoh lintas agama ada beban moral dipundak Kapolda,” ungkapnya
Setelah perbaikan mental, kata Damai perlu ditata struktur Polri agar tidak terlalu besar kekuasaannya. “Saat ini kepolisian langsung di bawah presiden mempunyai kewenangan yang berlebih,” paparnya.
Damai mengusulkan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kepolisian bertugas keamanan dalam negeri. Lebih pantas Polri di bawah Kemendagri,” jelas Damai.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?