POLHUKAM.ID -Belum lama ini mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengungkapkan pernyataan mengenai chaos politik.
SBY mengungkapkan Mahkamah Konstitusi (MK) harus membeberkan hal darurat dan mendesak apa yang membuat sistem pemilu harus diganti padahal proses pemilu sudah berjalan.
Hal ini berisiko menyebabkan apa yang yang disebut sebagai “Chaos” politik.
Di media sosial Twitter, ia menyebutkan jika pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan kegaduhan alias chaos.
"Ingat, DCS (Daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan kepada KPU. Pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan 'chaos' politik,” ujar SBY di akun twitter pribadinya.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang juga terpidana kasus Korupsi Hambalang, Anas Urbaningrum memastikan tidak bakal ada chaos dalam pergantian sistem politik oleh MK saat ini.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?