Menurut Bima, PAN juga bakal menjadikan Kang Emil sebagai bakal capres yang diajukan dalam Koalisi Indonesia Bersatu, PAN-PPP-Golkar. Walakin, kepastian bakal capres 2024 dari koalisi itu baru ditentukan pada saat pengumuman antara akhir 2022 atau pertengahan 2023.
Bima menyebut masing-masing parpol dalam koalisi memiliki bakal calon masing-masing yang akan dikomunikasikan.
"Ya, dalam koalisi bertiga itu Kang Emil masuk bursa. (deklarasi) belum, masih tahun depan. Selain Kang Emil juga nanti ada dari tokoh Golkar, PPP, mungkin dari PAN sendiri atau tokoh-tokoh lain," beber Bima Arya. (ant/fat/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?