Menurutnya, hal itu yang membuat PKS galau dan hal tersebut tampak dari pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid.
“Yang saya dengar, Golkar pun mendukung pencalonan Kaesang ini juga beberapa partai lainnya. Karena itu agaknya PKS galau. Yang berkomentar negatif adalah Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid,” ujar Ade.
Ade menyoroti pernyataan Hidayat Nur Wahid yang mengatakan bahwa aneh jika Kaesang ke Depok lantaran Kaesang bukan orang Depok dan tidak memiliki track record di Depok. Namun, akademisi Universitas Indonesia ini juga mewajarkan alasan kerisauan PKS.
“Buat saya ini jelas menunjukkan kerisauan PKS dan kita nggak perlu kaget. Depok selama 20 tahun terakhir dikuasai PKS,” ujar Ade.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?