POLHUKAM.ID -Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) suka mengaduk-aduk perasaan lawan politiknya.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyinggung perihal isu keretakan hubungan Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Selain itu, Jhon Sitorus menyebutkan bahwa penilaiannya terhadap Jokowi yang suka mengaduk-aduk perasaan lawan politiknya juga terlihat dari isu tak memberikan dukungan pada bakal calon presiden (bacapres) PDIP Ganjar Pranowo.
"Pak Jokowi suka betul ngaduk-ngaduk perasaan lawan politiknya. Kemarin diisukan hubungan dengan Bu Mega retak, hari ini entah isu apa lagi yang akan mereka produksi," ujar Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Rabu (7/6).
"Isu 'tidak mendukung Ganjar' juga gagal total, karena pendukung Prabowo terlanjur panik karena suaranya direbut Anies Baswedan," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Jokowi dan Megawati tampil mesra di acara penutupan hari pertama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP dengan mengusung topik 'Fakir Miskin dan Anak Telantar Dipelihara oleh Negara'.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?