POLHUKAM.ID -Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menyoroti mulai banyaknya kemunculan dari narasi adanya upaya penjegalan jelang pesta demokrasi di 2024.
Narasi ini sendiri banyak dikaitkan dengan salah satu bakal calon presiden dalam pesta demokrasi nanti, yakni sosok dari Anies Baswedan. Mantan menteri pendidikan itu dikatakan mengalami upaya penjegalan, hal ini bahkan dikonfirmasi sosok dari Sudirman Said.
Menanggapi hal ini, Teddy mengatakan bahwa pengakuan seperti ini sangatlah memalukan, menurutnya yang ada hanyalah kritikan namun malah disebut penjegalan.
"Fenomena calon cengeng mulai muncul belakangan ini. Calon yang rapuh, yang tidak boleh tersentuh sama sekali," cuitnya lewat akun twitter pribadinya @TeddGus, dikutip Suara Liberte, Minggu (11/6/2023).
Teddy berpendapat bahwa narasi penjegalan ini adalah contoh dari strategi yang dijalankan sosok yang tak punya prestasi. Mereka mengharapkan dukungan dari belas kasihan.
"Fenomena ini adalah cara terbaru dari para calon yang sama sekali tidak memiliki prestasi dan konsep untuk dijual dalam kontestasi. Yang dijual adalah konsep belas kasihan," ungkapnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?