Tak hanya itu, politikus ini juga mengatakan bahwa politikus seperti ini adalah sosok yang sering mencari masalah guna kepentingan untuk mendulang suara.
Ketika melemparkan tuduhan, narasi penjegalan dan kedua hal tersebut mendapatkan klarifikasi, mereka sering kali mengaku dijegal lagi.
"Ketika para pihak mengklarifikasi fitnah dan serangan tersebut, si calon kembali memainkan peran terzolimi dan merengek ke publik bahwa dia disakiti dan dijegal," ungkap Teddy.
Sebelumnya, Sudirman Said mengbongkar sejumlah godaan yang datang guna menjegal majunya sosok dari Anies Baswedan. Dirinya mengatakan hal ini sudah berulang kali terjadi.
Mulai dari kasus yang disiapkan guna menyeret mantan menteri pendidikan tersebut hingga pengambilalihan salah satu gerbong dari Koalisi Perubahan.
Kata Sudirman, upaya penjegalan ini tak hanya berangkat dari pengalaman internal, melainkan dikuatkan dengan pernyataan pengamat yang notabene merupakan pihak eksternal.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran